Harga Tiket Masuk Lawang Sewu di Kota Semarang Terbaru 2018

Posted on
lawang sewu
foto: @niniichenn

Lawang Sewu merupakan salah satu icon paling terkenal kota Semarang, Jawa Tengah. Bangunan bersejarah peninggalan Belanda satu ini sayang untuk dilewatkan! Terlebih jika anda sudah berada di Semarang. Rasanya tidak lengkap tanpa mengunjungi bangunan megah nan indah yang diapit oleh dua menara kubah ini. Kedua menara tersebut menjulang tinggi dan  yang kental akan nuansa Belanda tempo dulu.

Sesuai namanya, lawang sewu konon memiliki seribu pintu di dalam bangunan tersebut. Nah, untuk menggambarkan betapa banyaknya jumlah pintu dan jendela di bangunan tersebut, maka disebutlah dengan istilah Lawang sewu, yang bermakna seribu pintu. Jendela-jendela didesain tinggi dan besar sebagai ciri khas Negara Belanda. Berjalan menyusuri setiap jengkal lawing sewu, anda akan merasakan sesuatu hal yang baru. Pastinya akan menjadi pengalaman seru anda bersama keluarga, bahkan teman sekalipun.

Sejarah Lawang Sewu

Sejarah lawang sewu dimulai sejak didirikannya banguanan ini pada tahun 1904 selesai tahun 1907. Dahulu lawing sewu merupakan kantor dari  Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. NIS merupakan jawatan perkereta-apia swasta milik pemerintah Belanda kala itu. Kemudian pada masa penjajahan Jepang, image lawing sewu telah berubah menjadi tempat peristirahatan tentara Jepang.

Lawang sewu menjadi saksi bisu pertempuran antara AMKA (Angkatan Muda Kereta Api ) melawan penjajah Jepang, yakni Kempetai dan Kidobutai. Di ruangan bawah tanah terjadi penyiksaan dan pembantaian masyarakat pribumi dan tentara Belanda. Peperangan terjadi karena pemuda AMKA ingin mengambil alih kereta api dan berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 14 Oktober – 19 Oktober 1945. Belasan pemuda gugur dalam pertempuran.

Maka tidak mengherankan, jika saat ini terdapat museum tentang perkereta-apian pada zaman Belanda saat itu. Selain itu ada pula bagian yang dijadikan museum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Inilah yang membuat lawing sewu dimasukkan dalam salah satu bangunan bersejarah di Semarang yang harus dilindungi keberadaanya. Meskipun kental akan nuansa mistis, namun tempat bersejarah ini tak pernah sepi pengunjung.

Hingga saat ini, Lawang Sewu terkenal akan keangkerannya. Untuk itu pada bulan Juni 2011 dilakukan pemugaran dan kembali dibuka kembali pada tanggal 5 Juli 2011. Upaya pemugaran dimaksud ialah untuk menghilangkan kesan angker dan seram di kompleks bangunan. Namun meskipun begitu di tempat ini juga seringkali diselenggarakan event besar. Seperti halnya fashion show, penyuluhan, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Lokasi Lawang Sewu

Alamat lawang sewu berada di Komplek Tugu Muda, Jalan Pemuda, Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Berada di pusat Kota Semarang, membuat Objek wisata lawing sewu mudah dijangkau dari mana saja dengan kendaraan apapun. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, anda dapat langsung menuju ke Simpang Lima Semarang. Hal itu dikarenakan letaknya yang tidak jauh dari Simpang Lima Semarang.

Namun, jika anda menggunakan kendaraan umum, jangan khawatir akan tersesat. Tarif angkutan umum cukup murah yakni Rp 4.000,- saja. Setidaknya ada 3 rute yang dapat dilalui, yaitu:

  1. Dari bandara Ahmad Yani, anda dapat naik taksi, ojek ataupun angkutan yang menuju ke lawing sewu. Jaraknya pun tidak begitu jauh
  2. Dari stasiun kereta api Poncol ataupun Tawang, naiklah angkutan umum atau becak yang menuju ke lawing sewu.
  3. Dari terminal bus Terboyo, naiklah bus damri atau angkutan umum jurusan dari Terboyo- Mangkang yang melewati jalan pemuda.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Eling Bening Semarang 2018 Lengkap Dengan Rutenya

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Lawang Sewu 2018:

Objek wisata sejarah satu ini dibuka setiap hari. Jam buka lawang sewu mulai dari pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Bagi yang ingin menikmati suasana malam dengan background bangunan tua, anda dapat datang saat sore hari. Untuk tiket masuk lawing sewu sendiri sangatlah terjangkau yakni Rp 5.000,- untuk pelajar dan anak-anak. Sedangkan untuk orang dewasa sebesar Rp 10.000,-. Untuk pengunjung yang ingin masuk ruangan bawah tanah, anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 30.000,-. Jika khawatir tersesat, sebaiknya sewalah guide yang akan mengantar anda berkeliling, tarifnya pun murah yakni Rp 30.000,-.

Fasilitas di Objek Wisata Lawang Sewu

Selain berkeliling melihat pintu-pintu dan jendela-jendela yang menjulang tinggi. Pengunjung juga dapat menambah wawasan terkait sejarah kereta api. Ya, disini pengunjung dapat menyaksikan video yang menceritakan sejarah pembuatan kereta api. Berbagai macam gerbong dan lokomotif turut mewarnai keindahan lawing sewu. Arsitektur bangunan yang mengagumkan cocok untuk berfoto bahkan untuk sesi prewedding.

harga tiket masuk lawang sewu
foto: @rossyrostiawati

Bagi para pecinta fotografi, terdapat beberapa sudut bangunan di Lawang sewu yang indah untuk dijadikan background. Spot foto yang recommended untuk dijadikan latar, diantaranya ialah kaca mozaik yang menghiasi menara lawang sewu. Kaca ini mengisahkan lawang sewu yang menjadi kantor perkereta-apian terbesar di Indonesia pada masa itu. Selain itu teras utama, pintu 1000, jembatan antar gedung, jalan di bagian belakang, serta sisi kanan gedung juga tak kalah menarik untuk diabadikan. Anda dapat mengabadikan sudut-sudut bergaya Eropa yang tentu sangat indah dipandang ini dengan kamera.

Fasilitas penunjang lainnya ialah tersedianya toilet serta tempat beribadah. Tempat parkir luas, dapat menampung kendaraan roda dua dan roda empat. Bagi wisatawan dari luar kota, anda dapat menginap di sekitar lawing sewu. Ada berbagai macam penginapan dan hotel yang dapat kalian pilih sesuai kebutuhan.  Untuk urusan perut, pengunjung akan dimanjakan oleh kuliner yang tak kalah enaknya.

Ke Lawang Sewu? Kunjungi Pula Objek Wisata Ini!

Berada di Semarang? waktunya untuk jalan-jalan! Setelah puas berkeliling, mampirlah ke objek wisata yang berada tidak jauh dari Lawang sewu. Diantaranya ialah klenteng Sam Poo Kong. Klenteng satu ini cukup populer di kalangan para pelancong. Keunikan dari objek satu ini ialah adanya patung Laksamana Ceng Ho setinggi 10 meter. Patung ini merupakan patung tertinggi se-Asia Tenggara. Sungguh sayang jika anda melewatkannya?

Untuk masuk ke area klenteng berarsitektur Tiong Hoa ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp 5.000,- untuk umum dan Rp 3.000,- untuk pelajar. Di sebelah barat, sekitar 10 menit dari Bandara Ahmad Yani, terdapat pantai Maron atau Pantai Marina Kulon. Masih ke barat lagi sekitar 15 s/d 30 menit anda akan menemukan pantai Marina.  Memang agak jauh dari Lawang Sewu, namun di sini anda dapat menikmato desiran ombak laut. Buka selama 24 jam, sehingga anda bebas berkunjung kapan saja.

Baca Juga: Tempat Wisata di Semarang 2018 yang Sayang Untuk Dilewatkan

Bagaimana? Apakah Anda tertarik berwisata sejarah di Jawa tengah? Khususnya Semarang? Berkunjunglah ke Lawang Sewu. Buktikan sendiri sensasi menyusuri seribu pintu yang berbalut nuansa khas eropa dengan arsitekturnya yang kental akan budaya Barat. Bagi yang bernyali besar dan menyukai hal-hal mistis, anda dapat berkeliling di komplek bangunan saat malam hari. Dijamin nyali anda akan teruji di tempat ini!