Lokasi dan Harga Tiket Masuk Air Terjun Jumog Karanganyar

Posted on
harga tiket masuk air terjun jumog
foto: @yausaupa__yusuf

Air Terjun Jumog Karanganyar adalah salah satu lokasi alam eksostis yang berada di lereng Gunung Lawu.Tempat ini kini menjadi salah satu lokasi wisata populer di tengah masyarakat setelah beragam fasilitas diperbaiki. Karena kecantikannya dan lokasinya yang tersembunyi serta sulit dijangkau, tempat ini kemudian dijuluki sebagai surga yang hilang atau ‘the lost paradise’.

Jika Anda pernah berkunjung ke Air Terjun Grojogan Sewu, maka air terjun Jumog tidak kalah panorama kecantikan dan keindahanya. Selain dekat dengan arah objek wisata Grojogan Sewu, lokasi ini juga dekat dengan objek wisata Candi Sukuh. Jaraknya sekitar 700 meter dari arah barat.

Rute Air Terjun Jumog dari Solo

Air Terjun Jumog dari Solo ini berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Jarak dari Solo bisa ditempuh sekitar 41 kilometer. Rute yang paling sering digunakan untuk mencapai lokasi ini yakni rute dari Solo mengambil jalur menuju ke arah objek wisata Tawangmangu. Dari terminal Karangpandan, Anda bisa mengambil arah lurus sekitar 200 M kemudian ada pertigaan, ambil ke kiri.

Selanjutnya, ikuti saja jalur tersebut sampai menemukan satu kali pertigaan. Di pertigaan tersebut Anda akan melihat papan penujuk jalan yang akan mengarahkan ke arah lokasi Air Terjun Jumog (belok kanan). Tak jauh dari pertigaan tersebut, Anda akan tiba di lokasi wisata Air Terjun Jumog.

Jika Anda datang menggunakan kendaraan umum dari arah Solo, Anda bisa naik bus umum jurusan terminal Karangpandan dengan tarif sekitar R 7,000- Rp 10,000. Setelah sampai di Terminal Karangpandan. Anda bisa naik bus kecil ke arah Nglorog dengan tarif lebih murah dari tarif pertama atau sekitar Rp 4000-5000 saja.

Setelah itu, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek karena tidak ada lagi kendaraan untuk menuju ke lokasi. Anda bisa memanfaatkan ojek pangkalan, sayangnya tidak ada tarif khusus untuk ojek pangkalan sehingga anda harus benar-benar pintar menego. Rata-rata tarif ojek dikenakan biaya sekitar Rp 50,000- Rp 70,000 sekali jalan karena lokasinya yang berada di pedalaman sehingga tarif pun mahal.

Karena bukan tempat terfavorit masyarakat sekitar, air terjun Jumog ini tidak begitu ramai sehingga asyik untuk dijadikan lokasi me time. Apalagi jika datang bersama kekasih tercinta atau orang-orang terdekat anda. Anda akan merasa sangat cocok karena menemukan tempat yang tenang serta jauh dari hiruk pikuk suasana kota yang melelahkan. Benar-benar merupakan lokasi wisata yang menyegarkan otak dan rekomended.

Sayangnya, area parkir di Air Terjun Jumog tidak begitu luas sehingga sangat terbatas atau  hanya bisa menampung sekitar 4 mobil saja. Mungkin karena ini pula kenapa pegunjung harian objek wisata ini tidak sebanyak air terjun Grojogan Sewu. Untuk biaya parkir, Anda hanya cukup mengeluarkan uang  Rp 1000 dan Rp 3000 untuk biaya tiket masuk.

Dari area parkir menuju lokasi air terjun, anda diharuskan berjalan kaki menuruni tebing melalui jalan setapak yang curam. Atau berjalan sekitar 400 meter melalui jalan setapak berupa tangga sekitar 116 anak tangga yang harus dilalui. Setelah itu, anda juga akan melewati jembatan yang dibawahnya mengalir sungai dan beberapa warung sate untuk dijadikan tempat berteduh.

Jangan khawatir, meskipun licin terdapat pagar yang bisa digunakan sebagai pegangan. Tapi meski demikian, anda dituntut untuk berhati-hati karena jalan setapak ini sangatlah curam.

Selain dapat menikmati air terjun Jumog, pemandangan perjalanan selama menuju air terjun juga sangat indah. Anda akan sangat nyaman berada di air terjun Jumog karena debit airnya tidak terlalu deras sehingga aman untuk bermain-main. Dan seperti halnya air terjun lainnya yang datang langsung dari pegunungun, air terjun Jumog terasa sejuk menyegarkan. Selain itu, tentunya anda juga bisa menikmati background selfie yang keren untuk bisa dipajang di lini masa kalian.

Meskipun jalan menuju lokasi ini cukup berliku dan curam serta memakan biaya yang tidak sedikit, tapi dijamin Anda tidak akan pernah menyesal. Pasalnya, selain kecantikan yang disajikan, air terjun Jumog ini juga sudah dilengkapi dengan beragam fasilitas. Misalnya adanya homestay yang tidak jauh dari air terjun atau sekitar 1 KM, dan tentunya fasilitas yang selalu disediakan pada setiap objek wisata seperti kamar mandi, parkir dan lain-lain. Permalamnya, pengunjung bisa menyewa dengan harga Rp 50,000 hingga Rp 250,000, bagaimana cukup murah kan ya?

fasilitas lainnya, di lokasi ini juga terdapat beragam aneka makanan yang bisa dinikmati sambil santai seperti sate kelinci atau sate ayam atau menu khas daerah Tawangmangu. Adapula jalur khusus untuk yang meginginkan pijat refleksi dengan adanya kerikil berbentuk bulat-buat yang tertata rapi.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

Mitos Air Terjun Jumog

lokasi air terjun jumog
foto: @rachel_t.sha_

Seperti halnya berbagai lokasi wisata, Air Terjun Jumog juga memiliki beragam cerita atau mitos yang menjadi konsumsi masyarakat. Apalagi, lokasi air terju Jumog berdekatan dengan candi Sukuh sehingga banyak masyarakat yang menempelkan beragam cerita atau mitos. Mitos air terjun Jumog yang beredar, air terjun Jumog ini terbelah sehingga menimbulkan kesan jika ada dua air terjun di tempat ini.

Rute air terjun jumog dari Magetan

Jika Anda datang dengan rute Air Terjun Jumog dari arah Magetan, Anda tinggal menuju arah Solo dengan melalui jalan Lawu. Ikuti saja terus jalan tersebut sampai Anda menemukan pertigaan yang terdapat warung makan Srandon “PODO MORO” dan Mie Ayam Madurasa di samping jalan. dari pertigaan tersebut, Anda bisa mengambil arah kanan. Setelahnya, Anda akan kembali menemukan pertigan lagi dan bisa mengambil kiri jalan melalui Jalan Srandon. Ikuti saja jalan tersebut sampai tiba di lokasi.

Tips Berlibur ke Air Terjun Jumog

Jika anda ingin datang keisni, datanglah pagi hari selain karena udara yang masih fresh, kalian juga bisa menikmati Air terjun sepuasnya. Anda bisa bermain-main air sampai kalian menggigil tidak kuat. Selain itu, datanglah di hari biasa jika ingin menikmati pemandangan secara khusuk, karena di hari libur selalu dipadati pengunjung sehingga sedikit menimbulkan kebisingan, alih-alih Anda tidak bisa menikmati liburan kalian.

Dan yang paling penting, pastikan Anda menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah  sembarangan agar terjaga kebersihannya. Karena jalan tangganya licin, pastikan Anda menggunakan alas kaki yang tepat dan kuat. Jika Anda memiliki waktu cukup, ada beberapa objek wisata di sekitar Air Terjun Jumog di antaranya candi Sukuh, Candi Cheto, dan Gerojogan Sewu.

Baca Juga: Tempat Wisata di Solo 2018 Terbaik dan Sayang Untuk Dilewatkan

Jadi bagaimana kawan? Apakah Anda masih belum tertarik berkunjung ke Air Terjun Jumog Karanganyar ini? Wah, hati-hati nanti bisa menyesal louh. Apalagi, lokasinya juga berdekatan dengan beberapa objek wisata, sehingga Anda bisa sekali dayung dua pulau terlampaui. Datang dan ukirlah kenangan bersama orang-orang tersayang.